Sulitnya seorang anak memahami kasih IBU……

Tubagus Ismail XV/36 – Rabu, 22 Desember 2010

 

Hari ini Indonesia merayakan hari ibu, walaupun entah mengapa ada yang merayakan hari ibu pada bulan juli. Tapi hari ini seakan berlalu begitu aja tanpa ada kesan apapun. Mungkin karena saat ini aku terpisah jarak dari ibu, mungkin juga karena ibuku sedang sibuk di sana dan nggak terlalu memikirkan sesuatu yang spesial untuk hari ibu.

Sebenernya apa sih yang dirayakan pada hari ibu..?

Pasti banyak pendapat yang muncul untuk menjawab pertanyaan ini. Tapi buatku pribadi, hari ibu ada untuk memberi waktu bagi kita semua yang sedang dan pernah menjadi anak untuk merenungkan apa yang telah ibu berikan dalam hidup kita. Jujur, belakangan hubunganku dengan ibu tidak terlalu baik. Masalah komunikasi yang kurang menyenangkan membuat kami tidak bisa merasakan sukacita dalam setiap komunikasi yang terjadi… Sampai akhirnya aku mengekang diriku sendiri untuk bersikap “sebiasa” mungkin jika beliau menelepon. Aku sadar ibu pun adalah manusia yang nggak sempurna. Aku juga sadar bahwa di sana banyak  masalah yang menekan dia. Tapi aku paling engga suka kalo ada orang yang melampiaskan kekesalannya sama orang lain, dan aku pun selalu berusaha untuk nggak seperti itu.

But sometimes it happens. And i hate it so much when it happens…

Tapi hari ini aku dituntut untuk nggak egois.. Hari ini aku berusaha untuk merenungkan makna seorang wanita yang berandil besar dalam eksistensiku di dunia ini. Aku berusaha merenungkannya, aku berusaha mencarinya. Tapi hatiku seolah buntu.

Ya, secara teoritis kita semua bisa nyebutin kebaikan2 beliau lebih lancar dari ngapalin pancasila…

Ya, secara teoritis kita bisa nyebutin alasan – alasan kenapa beliau adalah wanita “tercantik” dalam hidup kita…

Ya, secara teoritis kita bisa nyebutin sejuta pujian – pujian untuk beliau…

Tapi pernahkah kalian merasa ada suatu saat dimana pujian kita terlontar hanya karena “sudah semestinya”..

Pernahkah ada suatu saat dimana kebaikan – kebaikan beliau yang kita ucapkan seakan nggak ada artinya dalam hidup ini…

kalo ada yang bilang “nggak pernah”, aku salut sama orang itu…dan aku pengen belajar dari dia. Aku baru baca fakta bahwa satu benda yang selalu ada dalam kantong pakaian Adolf Hitler adalah foto ibunya, bahkan ketika dia bunuh diri. Tapi aku ngga bisa belajar dari dia…

saat ini adalah saat dimana hubunganku dengan keluargaku nggak bisa dibilang baik – baik aja, setidaknya aku merasakannya demikian. Hubungan kami terlalu rapuh sehingga sulit untuk percaya dan berpikir positif satu dengan yang lainnya… Aku sendiri merasa selama ini sudah terlalu banyak dituntut, sehingga sekarang berhak menuntut. Aku tahu bahwa menuntut bukanlah suatu sikap yang baik. Tapi tuntutanku saat ini adalah supaya orang berhenti menuntut sesuatu dariku.

aku menulis ini sebagai memoar….suatu saat dalam perjalanan hidupku aku bisa kembali membaca tulisan ini dan mengingat saat – saat sulit yang pernah aku lalui…

Sorry mom, i can’t feel your love today…

i need more time to be mature…

Advertisements

Why Entrepreneur…?

Saat ini, di kampus gue dan mungkin di banyak kampus lain gencar banget “mengampanyekan” gerakan entrepreneur. Sebuah gerakan yang mendorong anak muda untuk berwirausaha. Dana disediakan oleh banyak institusi untuk program – program yang berkaitan dengan jiwa entrepreneurship. Tapi, kenapa sih saat ini entrepreneur ngetrend…? Dan kenapa ngetrendnya kebanyakan di kalangan mahasiswa, atau anak – anak muda? ReadMore..

Senin siang…..

Senin, mungkin buat banyak orang adalah hari yang menyebalkan…banyak tugas2 baru yang harus dihadapi seolah memusnahkan semua kesenangan weekend..hehehe…Tapi yang jelas siang ini aku nggak bete di hari senin,mengikuti sebuah pembaruan yang coba aku terapkan yaitu bersikap “thanks God it’s everyday”. Kenapa thanks God it’s everyday penting menurutku? karena sebenernya kita nggak punya alasan untuk tidak bersyukur setiap hari.. (i know it’s so easy to speak like this when everything is good)..Tapi coba pikirkan, kita nggak pernah tahu kan kenapa kita masih bisa bangun n nikmatin hidup hari ini. Ada yang berani jamin hidupnya bahkan untuk satu menit ke depan? ReadMore..

half-day of weekend

sabtu siang, 11.20 am…lagi denger lagu di warnet sambil browsing…

hmm…hari ini sebenernya paling pas untuk “fly-fly” kemana-mana..aku sama sekali ga ada kerjaan, paling cuma datang ke natal NHKBP ntar sore…tapi ga tau kenapa males banget untuk bergerak…yeah, tipe “rumahan”ku kembali memunculkan aksinya..so, terdamparlah aku di warnet bersama – sama dengan beberapa situs dan lagu dari winamp..

Kabar dari inet yang cukup menarik adalah statemen pensiunnya Glenn Fredly dari dunia musik ReadMore..

Allah sumber kuatku …

hmm…tadi sore jam 6an aku memimpin rapat panitia natal pmk itb 2009. Rapatnya cuman bentar, setengah jam lah. Nah, kebetulan habis itu ada si Amang, Juan n Matius. Kita emang janjian mau latihan bareng buat persembahan pujian di kebaktian jumatan minggu ini. Tema jumatannya “Allah sumber kuatku”, pas banget ama lagu yang mau kita nyanyiin, yaitu “Allah sumber kuatku” hehehe…

Hmm…ngelihat temen2 tadi maen musik (kali ini saya berperan sebagai vokalis,hehehe) ReadMore..